Bekerja di luar negeri rentan memicu gegar budaya (culture shock). Kenali tanda-tandanya dan pentingnya asesmen pra-pemberangkatan.
Meninggalkan keluarga dan bekerja di negara dengan bahasa, cuaca, dan budaya yang sepenuhnya berbeda adalah tantangan berat bagi para pekerja migran. Culture shock atau gegar budaya dapat menyebabkan depresi akut jika tidak diantisipasi. Oleh karena itu, persiapan pra-pemberangkatan tidak boleh hanya berfokus pada pelatihan keterampilan bahasa atau teknis kerja. Pemetaan Kognitif dan Profiling Karakter memainkan peran besar di sini. Mengetahui tingkat kestabilan emosi dan resiliensi kandidat memberikan ruang bagi P3MI untuk menyelenggarakan sesi konseling khusus sebelum keberangkatan. Berbekal sertifikat psikotes pekerja migran yang komprehensif, agensi turut berkontribusi dalam melindungi warga negara kita di luar negeri dari potensi gangguan kesehatan mental.